Rabu, 08 Januari 2014

Entah Apa???

Puisi ini mungkin tempat jiwaku berlari, tempat jiwa kita berpisah
Jika mencintaimu suatu hal yang lumrah, kenapa harus dipisahkan oleh jarak
Begitu cepat waktu memisahkan kita melepas gandengan tangan, merangkul mu
Sampai rasanya ingin segera bermimpi. Setiap malam aku sengaja memejamkan mataku agar aku ingin pergi dari dunia ini berharap ada malam yang menjemputku pulang.....

Aku pernah berucap...
, rindu yg seolah-olah itu tiba-tiba berdiri namun kau abaikan rasa
kau pergi dengan kisah yang kau anggap baik kemudian kau abaikan rasaku
Aku bertanya pada malam "Aku ingin pergi" menghapus kisahku yg sempat suram
Mengingat kembali masa yang menjijikkan seumur-mur hidup, kw d mana???
Bahkan ketika semua orang mencibir dan menghinaku kau tak pernah peduli itu....

Taukah kamu, sebagian rindu ini selalu kutitipkan pada dedaunan jatuh, agar kelak Tumbuh daun baru untuk kembali jatuh menemanimu di setiap waktu agar kamu tak Sendiri, biarkan senja menemanimu di setiap langkah kakimu
Dan hari ini, mataku sudah tak mampu memmbendung linangan air mata
Semenjak kau pergi, Aku hanya bisa tersenyum indah melihatmu bahagia, bersama dia...

Rabu, 31 Juli 2013

Kenapa Tuhan "

Kenapa Tuhan....
Engkau menghadirkan rasa yang tak mungkin bisa bersatu...
Tak mungkin dapat saling melengkapi...
Dan jarak terpisah, merentang Cinta yang jauh melangkah...

Pada sosok hati ku kabarkan pada alam tentang perasaan ini...
Jauh dari lubuk hati, ingin ku rangkai kata cinta...
Membuat puisi indah lewat rangkaian kata..
Yang ku padu dengan khayalan palsu tak ada jua...

Kenapa Tuhan...
Cinta ini harus bersemayam dalam naluri kalbu...
Tertancap dalam ruang-ruang sunyi tak berpenghuni..
Dan membisu dalam ketiadaan dalam pekat, mengais-ngais harap...

Kini, harapan telah kau musnahkan...
Terpaku aku dalam imajinasi khayalmu...
Bahkan ketika dilema dalam rasa, mungkin kita tak lagi sama..
Izinkan ku rasakan lagi desah nafasmu didadaku, walau hanya sedetik..

Izinkan aku menyapu awan kerinduan dihati...
Entah apakah engkau sadari itu?..
Sekejap saja, kekasih..
Namun rasanya, tak pantas ku rasakan itu...


#for some one :)

Minggu, 14 Juli 2013

#Rindu

Entah mengapa, malam ini ku terusik bayanganmu...
Ku dengarkan lantunan lagu Rindu dalam dekap
Seketika terasa saja aku Ingin mengulang masa itu..
Saat bersamu, mengukir Indah lembayung cinta

Sudah lama Raga kita dipisahkan oleh waktu...
Tak pernah ku dengar kabarmu, kini
Kita benar-benar berpisah, selamanya...
Hingga mata ini tak mampu lg menatapmu...

Ingatkah kamu, ketika kau ukir masaku...
Kau mengukirku dalam lembaran kertas kosong
Dan kau mengisinya dengan sebuah kenangangan indah
Namun pada akhirnya harus ku terima kenyataan ini...

Tahukah kamu, tentang ini, tentang perasaanku..
Ketika aku melihat orang lain merasakan bahagia
Sesak rasa, namun sekali lagi tak pernah kubayangkan
Secepat inikah pengharapanku, berakhir

Aku ingin melupakanmu, begitu yang ku rasa..
Namun sulit rasanya melepasmu, walaupun
Kita sudah berpisah, sulit mencari orang yg sepertimu...
Selalu ingin ku coba namun aku hanya tenggelam

Aku hanya bisa diam, memendam rasa...
Tapi apa daya, hanya bisa bungkam dan berkata
"Masa itu" tak akan pernah kembali..
Meskipun sekali rindu ini masih sangat sesak di dada


FOR U(Mr. I) :( :(

#Ketika Tangan dan Kaki berbicara

Ada kalanya, jalan tak sesuai dengan harapan
Ketika takdir menggoreskan aku harus mengakhiri semuanya detik ini juga
Pengharapan yang selama ini ku cari hingga tiba masanya
Akankankah terukir indah dalam lembayung suci???
Angan-angan yang hanya kosong dan tak terarah
Miris memang, semua yang ku bayangkan, sirna, hilang, entah ke mana
Berharap diri ini adalah yang terbaik diantara yang terbaik
Namun nyatanya tak pantas mulut ini berucap indah
Melukis dalam kegalauan hati yang nyata
Tak pernah terfikir sebelumnya, ketika aku di jemput oleh bayangan putih itu
Dalam hati berkata" Aku Tak Berdosa" Ikatlah aku dalam cinta syurgamu
Bawalah aku di tempat yang paling kau muliakan
Ketika aku mulai sadar, aku dibangunkan oleh suara yang sangat menggelegar
Telinga dan hati ini menjerit, berkata" Aku dimana", kenapa hanya ada kegelapan??
Mana duniaku yang foya, mana kehidupanku yang bergelimang harta???
Dimana perhiasanku yang putih mengkilat bak permata yang sangat miris harganya
Ah, semua itu milikku, bahkan apa yang ku inginkan bisa ku beli dengan uangku
Seketika saja bibir ini bungkam, tak bisa berkata apapun jua
Aku hanya berbisik dalam hati"Kenapa???? Ada apaa???
Mengapa tempat ini hampa, banyak manusia, dan mereka berteriak, mereka mengeluh pada siapa??
Kenapa tak ada seorangpun yang menjawab, kenapa???
Tiba" di Ujung sana, muncul sosok banyangan putih bercahaya
Dalam lantunan romang gelap sosok itu berkata" Aku adalah malaikat pencabut nyawa"
Aku di utus untuk memutuskan tali hidup manusia, dan sekarang adalah giliranmu...
Dan mereka mengeluh kepada Tuhanmu...
"Secepat itukah"?? bagaimana bisa aku percaya sedang aku adalah hamba yang baik
Aku tak pernah berbuat dosa, aku ini suci, bila memang aku adalah hambamu, indahkanlah
Aku masuk ke dalam syurgamu....
"Ah" perkataanmu sungguh mengagumkan, tapi ucapkali aku menuntut bukti yang nyata
Bahwa kau tak berdosa, kau itu adalah segalanya di dunia yang hanya jadi persinggahanmu saja
Manusia yang tak berguna adalah manusia yang sombong dan tamak.
"Aku menuntut pada-Mu aku ingin masuk ke dalam syurga-Mu maka ambillah seluruh hartaku
"Aku tak membutuhkan hartamu" aku hanya butuh pertanggung jawabanmu
Maafkan semua khilafku.
Sekarang, Aku tanganmu, dulu kau pernah menampar Ibumu, Ibu yang sudah melahirkanmu,
Aku tanganmu, dulu kau pernah mencuri harta orang tuamu, kamu menghardik anak yatim dan
Aku tanganmu, berkata" Aku pernah di suruh membunuh Ayahmu"
"Mana" tangan jangan berbohong, ingatlah kamu, dulu aku  membawamu di setiap saat
Begitukah balas budimu padaku...
"Hey, aku kakimu, dulu aku disuruh menendang saudara-saudaramu, aku disuruh jalan ke tempat
Yang penuh dengan kemaksiatan
Dan aku kakimu, aku pernah menginjak-injak uangmu, dengan gampangnya kau memerintahku
"Mana" kaki janganlah engkau berbohong, ingatkah kamu ku berikan perhiasan dan sepatu yang indah, inikah balasanmu padaku...
"Hay manusia" Sudahkah kau mendengar saksi tubuhmu, mereka berkata kau itu sombong dan rakus
Terlambat kau menyesali semua hidupmu, sekarang aku harus memasukkanmu dalam golongan orang-orang yang berdosa
"Jangaaaann" jangan hakimi hambamu, aku hanyalah manusia biasa yang berlumur dosa..
Bukankah manusia tak lepas dari dosa??? Maafkanlah semua khilafku
"Kata maafmu sudah terlambat" hanya sesal yang kau dapat selama di dunia kau tak pernah berbuat amal, hanya dosa berlumuran yang kau tanam maka terimalah takdirmu sekarang"

Kini harapanku sia-sia, ketika aku memilih jalan yang salah
Tuhan, aku hambamu tak adakah secercah cahaya untukku??
Tak adakah kata maaf yang dapat ku tanam dalam akhir hidupku
Detik ini juga waktu akan berhenti, berhenti pada 1 pengharapan tak nyata
Hidupkanlah aku sekali lagi Tuhan,
Aku ingin tangan dan kakiku
berharap indah dalam gerakanku lagi


#Selesai :)

Sabtu, 01 Juni 2013

#Panorama Senja di Pantai Losari

Mari kita belajar pada kesetiaan matahari...
Perlahan dengan kepastian...
Terbit di timur dan tenggelam di ufuk barat...
Sebagai kesetiaannya kepada Sang Pencipta...

Saat para pujangga itu sedang mengabadikan senja di pantai losari...
Smuax menatap mentari yg perlahan akan masuk ke peraduan malam...
Memukul sunyiku, terusik jiwa ku...
Bebanlah semakin kian ku membisu...

Apa lah dalam benakku,Ketika semua orang tersenyum dalam selimut bhgia
Jatuhlah aku,air mata di pipiku...
Dalam sunyi syahdu aku memanggil namamu...
Memanggilmu dalam sepi malam...

Menyentuh jiwamu dengan kulukis bayanganmu...
Kugapai asa sementara lewat mimpiku...
Akankah ini tergapai???
Adakah rindu bermukim untukku???

Rindu itu masih jelas tertancap d pikiranku...
Bayanganmu slalu hadir dalam stiap kedipan mataku...
Meskipun ragamu tak pernah ku temui lagi...
Tapi sedetikpun rasanya wajahmu sangat sulit untuk di lupakan...

>>>>"Di Saat Tinta menemaniku Malam Ini"

Di saat tinta menemaniku malam ini
Hanya ada pena dan lembaran kusam yang setia 
Tak terdengar suara apapun disana,
Dan tak kurasa apapun disini....

Ingin bimbang tapi hati tak mau bergejolak
Ah, sekarang aku sudah mati rasa,
Hanya ada pena yang terlintas di pikiranku sekarang
Ketika semua mahluk sudah setia pada pembaringannya

Jemari tak henti-hentinya mengeluh
Tapi pikiran bertolak dengan itu...
Ia sudah menuntut haknya
Segera melepas rindu pada bantalannya...

Hingga larut malam, otak terus saja bercerita banyak
Mencoba merefleksi dunia, merasakan apa yang sdh menjadi kehendaknya...
Ia menuntut lagi, aku pun tak dapat mengelak...
Bahwa sanya tangan dan mata ini sudah tak mampu berucap banyak...

Minggu, 26 Mei 2013

Cahaya Pagi :)



hari ini, Menemukan kembali seberkas cinta yang terlanjur mati
Pagi mentari,
Semoga kau sampaikan salam ini padanya yang disana...
Tentang perasaan hati, Yang begitu tulus berikan kesucian cinta ini...

Pagi mentari.
Harapku kau terangi setiap lorong dalam hati, Hadirkan ia yang terlanjur mengisi hati,Jangan kau biarkan aku terluka kembali.Jangan kau biarkan aq berdiam kembali...

Pagi mentari,
Segenap rindu hanya padamu aku titipkan...
Ada cinta yang tak akan pernah terungkap adanya, Hingga nanti aku tak lagi menatapmu dikala pagi datang...